All About Us In Our Campus

Jumat, 10 Desember 2010

There is no shortcut to success........



Seorang calon murid shaolin ingin melamar masuk ke sebuah perguruan shaolin yang paling terkenal karena reputasinya. Ia diberi kesempatan beraudiensi dengan sang guru yang sangat bijaksana.
Dengan semangat ia bertanya, "Berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk menjadi pesilat terhebat di daratan Cina?"
Sang Guru berkata, " Dibutuhkan waktu sepuluh tahun."
Anak muda itu bertanya lagi, "Anda tidak mengerti maksud saya, saya akan bekerja dengan sangat keras, pagi, siang dan malam, jadi menurut Anda berapa lama saya bisa menjadi yang terhebat?"
Sang Guru berpikir sejenak dan berkata, "Dengan niat seperti itu, Anda membutuhkan waktu dua puluh tahun!" 


There is no shortcut to success
[Tak ada jalan pintas menuju sukses]


 
Anak muda itu sangat kaget akan jawaban sang Guru dan ia bertanya balik, " Kenapa?"
Sang Guru menjawab, "Karena niat Anda bukan mempelajari ilmunya, Anda hanya ingin cepat selesai dan menjadi pesilat tangguh. Dengan sikap seperti itu akan butuh waktu yang lebih panjang karena Anda mempunyai keinginan untuk mengambil jalan pintas untuk menjadi yang terbaik. Sikap yang seperti ini yang akan membuat Anda menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan Anda."

Saya (penulis, red.) sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Elbert Hubbard, "People who never do any more than they're paid to do, are never paid any more than they do. "
(Orang-orang yang tidak pernah bekerja lebih daripada berapa ia dibayar adalah orang-orang yang tidak akan pernah dibayar lebih daripada apa yang mereka lakukan).
Kebanyakan orang merasa dibayar lebih sedikit dari yang semestinya ia terima. Percaya atau tidak, banyak orang yang hanya bekerja minimal untuk diakui bekerja dalam pekerjaannya; tetapi sebagai seorang juara lakukanlah lebih daripada berapa Anda dibayar, Anda akan kaget akan hasilnya; itulah mental seorang juara.

0 komentar: